Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Depok Jaya
- Sep 13, 2017
- 6 min read
Ivan Samuel
Karin Francisca
Mikhael Devi Empi
Winarty Pince
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG MASALAH
Pada saat ini Katekisan Sidi GKP Depok sedang mempelajari perihal Gereja-gereja yang ada di kawasan Depok, mulai dari Tata Kebaktian, doktrin, ajaran, pandangan, serta strukur Gerejanya.
Di dalam mempelajari Gereja lain, saat ini tidak lah cukup belajar hanya mengandalkan teori. Sehingga diadakanlah kunjungan ke Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Depok Jaya. Dalam kunjungan ini dimaksudkan untuk mengenalkan katekisan tentang Gereja Advent.
B. TUJUAN KUNJUNGAN
Adanya beberapa tujuan dari kunjungan ke GMAHK Depok Jaya adalah :
1. Memperluas pengetahuan katekisan tentang selak-beluk Gereja Advent di Indonesia.
2. Mempererat hubungan antar kedua Gereja.
3. Memahami doktrin-doktrin yang diajarkan di Gereja Advent.
C. TUJUAN LAPORAN
Laporan ini disusun dengan tujuan untuk memenuhi tugas Katekisasi Sidi GKP Depok sebagai dokumentasi kegiatan kunjungan.
Adapun metode yang digunakan, yaitu:
1) Mengikuti kegiatan di lapangan
2) Wawancara
3) Studi Lapangan
BAB II
PEMBAHASAN
A. GEREJA MASEHI ADVENT HARI KETUJUH DEPOK JAYA
Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Depok Jaya merupakan Gereja Advent yang berada di kawasan Depok. Berdiri pada 31 Juli 1994, Gereja yang berlokasi di Jalan Kartini Nomor 44 B RT 03/09 Kelurahan Depok Kecamatan Pancoran Mas ini mulai dibangun dan direnovasi sejak 16 April 2011. Gereja mempunyai tekad dan semangat kebersamaan dari seluruh Jemaat akan kerinduannya memiliki bangunan ibadah yang permanen dan layak untuk tempat beribadah. Ketua Tim Pembangunan Gereja Advent, Hans Kumaat menjelaskan "Awalnya kami hanya menggunakan rumah tinggal untuk ibadah, rumah yang tidak dihuni oleh pemiliknya itu pun kami sewa, Untuk itu kami perlu sedikit merenovasi yang tentunya atas seizin dari sang pemilik, Kita juga menjalin hubungan dengan tetangga sekitar kita, karena kami sadar kami tinggal di lingkungan yang heterogen oleh sebab itu perlu untuk selalu membina kerukunan hidup antar umat beragama," ungkapnya.
Terdapat lima gereja Advent yang di ada di Depok, diantaranya : GMAHK Depok Jaya, GMAHK Arco Depok ,GMAHK Depok Baru, GMAHK Citayam, dan GMAHK Sukatani.
B. LITURGI DAN TATA KEBAKTIAN
Gereja Advent melaksanakan ibadatnya pada sepanjang hari Sabtu, yang mereka anggap sebagai hari Sabat, Maka dari itu Sekolah pada hari Sabtu disebut Sekolah Sabat yang dibagi menjadi tiga, yaitu: Sekolah Sabat Dewasa, Sekolah Sabat Remaja (Real Time Faith), Sekolah Sabat Anak-Anak. Setelah itu, bagi para remaja akan diadakan Pendalaman Alkitab sebelum Kebaktian Raya dilaksanakan. Kebaktian raya dimulai pada pukul 09:30. Berikut tata kebaktian raya pada Gereja Advent:
Pengumuman Warta Jemaat
Nyanyian Sion Pembuka
Doa Syukur
Pembacaan Alkitab
Nyanyian Sion
Doa Syafaat
Persepuluhan (Sabat akhir bulan) dan Persembahan (Doa dan Nyanyian Sion)
Perkabaran Persembahan Pujian
Cerita Anak-Anak
Nyanyian Sion Penutup
Khotbah
Doa Penutup & Berkat
C. DOKTRIN
Ajaran Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh sebagian besar menyerupai aliran Kristen Protestan lainnya, dan khususnya gereja-gereja injili. Gereja Advent mengajarkan otoritas Alkitab dan keselamatan yang diperoleh melalui iman di dalam Yesus Kristus. Dua puluh Delapan Uraian Doktrin Dasar Alkitabiah adalah pernyataan resmi doktrin gereja ini.
Berikut Doktrin- Doktrin Advent, diantaranya:
Kitab Suci
Trinitas
Allah Bapa
Allah Anak
Roh Kudus
Penciptaan
Sifat Alami Manusia
Pertentangan Besar (Kristus dan Setan)
Kehidupan, Kematian dan Kebangkitan Kristus
Pengalaman Keselamatan
Bertumbuh Dalam Kristus
Jemaat
Umat yang Sisa dan Misinya
Persatuan dalam Tubuh Kristus
Baptisan
Perjamuan Kudus
Karunia Rohani dan Pelayanan
Karunia Nubuat
Hukum Allah
Sabat
Penatalayanan
Perilaku Kristen
Pernikahan dan Rumah Tangga
Pelayanan Kristus dalam Bait Suci Surga
Kedatangan Kristus Kedua Kali
Kematian dan Kebangkitan
Milenium dan Akhir Dosa
Bumi Baru
D. STRUKTUR ORGANISASI
Dalam Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh ada empat tingkat dasar konstituante yang dimulai dari orang percaya secara perorangan hingga pada organisasi gereja sedunia :
Gereja setempat, suatu badan orang-orang percaya yang terorganisasi dan bersatu.
Konferens atau daerah setempat, suatu badan yang terdiri dari gereja-gereja yang terorganisasi di suatu negara bagian, provinsi atau wilayah. GMAHK Depok Jaya masuk ke Konferens DKI Jakarta dan sekitarnya (171 gereja) yang berada di wilayah 11 terdiri dari 13 gereja.
Uni Konferens atau Uni Mission, suatu badan yang terdiri dari konferens-konferens atau daerah-daerah di dalam satu wilayah yang lebih besar. Kantor Uni Mission di Indonesia kawasan barat terletak di Gedung Pertemuan Advent, Jl. MT Haryono, Blok A, Kav 4-5, Jakarta Selatan 12810, dan Kantor Uni Konferens di Indonesia kawasan timur (East Indonesia Union Conference) terletak di Jalan Sarapung No. 31, Manado 95111, Sulawesi Utara.
General Conference (Pimpinan Pusat), unit organisasi terbesar, yang mencakup seluruh uni di seluruh dunia. Divisi adalah bagian dari General Conference yang memiliki tugas administratif yang ditugaskan di wilayah geografis tertentu. Di dunia terdapat 13 Divisi. Gereja Advent Indonesia masuk ke Divisi Asia Pasifik Selatan yang kantor pusatnya berada di Filipina. Pimpinan pusat Gereja Advent dunia terdapat di Maryland, Amerika Serikat.
E. SEJARAH GEREJA ADVENT SEDUNIA
Pada awal abad ke-19 banyak orang Kristen – termasuk di dalamnya kalangan Baptis, Presbiterian, Metodis, Lutheran, Anglikan, Kongregasionalis – melakukan studi mendalam tentang Daniel 8. Para penyelidik Alkitab itu mengharapkan beberapa kejadian yang sangat penting akan terjadi sehubungan dengan nubuatan 2300 petang dan pagi dalam Daniel 8. Salah satu kelompok yang menonjol dalam penyelidikan ini dipimpin William Miller, seorang anggota Gereja Baptis. Mereka percaya bahwa Yesus akan datang ke bumi pada tanggal 22 Oktober 1844, yang ditetapkan sebagai hari lahir Gereja Advent.
Belakangan pengikut-pengikut Gerakan Miller ini menyadari bahwa mereka telah keliru menafsirkan hari kedatangan kembali Yesus, dan menyebut hari yang mereka harapkan Yesus akan datang sebagai "Hari Kekecewaan".
Sekitar 20 tahun pengikut-pengikut Miller tersebar di Amerika Serikat tanpa terorganisir. Pengikut-pengikut Gerakan Miller ini antara lain: James White, Ellen G White, dan Joseph Bates. Pada tanggal 23 Mei 1863 sebagian pengikut Gerakan Miller secara resmi membentuk organisasi gereja yang bernama General Conference of Seventh-day Adventists di Battle Creek, Michigan dengan anggota sebanyak 3.500 orang. Melalui penginjilan yang intensif, Gereja Advent berkembang hingga ke seluruh dunia. Pada tahun 1903 kantor pusat denominasi ini pindah ke Tacoma Park, Maryland. Tahun 1989 hingga sekarang, kantor pusat Gereja Advent berada di 12501 Old Columbia Pike, Silver Spring, MD 20904, AS.
Gereja Advent pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1901 di Padang, Sumatera Barat.
F. PERTANYAAN LAIN-LAIN
Alasan Gereja Advent menganggap hari Sabat Kudus adalah hari Sabtu :
Menurut Yohanes 20 : 1
“ Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.”
Disimpulkan bahwa Alkitab sudah menjelaskan bahwa hari pertama pekan adalah hari minggu, maka hari terakhir pekan/sabat jatuh pada hari sabtu.
Menurut Lukas 4 : 16
“Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.”
Disimpulkan bahwa kebiasaan Yesus sendirilah yang menunjukkan kepada umat-Nya untuk beribadah pada hari Sabat, yang menurut Gereja Advent jatuh pada hari Sabtu.
Alasan lain dapat dilihat berdasarkan minggu sengsara Yesus, pada Jumat Agung Yesus disalib, kemudian pada hari sabtu Yesus istirahat dalam kubur sebelum bangkit pada hari minggu/paskah.
Menurut KBBI dan ahli Bahasa :
Sabat adalah hari ketujuh (hari Tuhan beristirahat sesudah menciptakan alam semesta, menurut kitab Taurat); Sabtu
Mengapa Gereja Advent masih memegang Hukum Taurat :
Karena mereka percaya bahwa Firman Allah tidak pernah berubah. Menurut Advent yang dipalangkan di kayu salib bukan Hukum Taurat, melainkan upacara adat penyembelihan Musa. Hukum Taurat adalah wujud cinta kasih Allah kepada bangsa Israel atau Advent sebagai bangsa Israel rohani.
Yesaya 66 : 16-17
“16. Sebab TUHAN akan menghukum segala yang hidup dengan api dan dengan pedang-Nya, dan orang-orang yang mati terbunuh oleh TUHAN akan banyak jumlahnya. 17. Mereka yang menguduskan dan mentahirkan dirinya untuk taman-taman dewa, dengan mengikuti seseorang yang ada di tengah-tengahnya, yang memakan daging babi dan binatang-binatang jijik serta tikus, mereka semuanya akan lenyap sekaligus, demikianlah firman TUHAN.”
Imamat 11 : 1-47 (Binatang yang haram dan yang tidak haram)
Pandangan mengenai Kitab Mormon menurut seorang Advent :
Advent memercayai Progress Revelation atau Wahyu yang berkembang, jadi poligami dalam Mormon tidak sama dengan poligami di Alkitab Perjanjian Lama menurut tradisi. Kita hanya dipertunangkan oleh satu pengantin Pria yaitu Yesus sendiri, yang diibaratkan sebagai rumah tangga.
Penjelasan Pembaptisan :
Seseorang dapat menjadi anggota Gereja Advent setelah menerima Baptisan pencelupan penuh. Baptisan hanya dilakukan setelah calon anggota menyelesaikan pelajaran Alkitab dan telah menerima pengajaran tentang apa yang gereja percayai.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Depok Jaya, Gereja yang menguduskan Hari Sabat atau hari sabtu sebagai hari untuk beribadah dalam gereja. Gereja yang dapat menjadi contoh gereja lainnya, yang dibangun dari titik nol sampai sekarang berkat persekutuan yang erat antar sesama anggota. Doktrin dan ajaran yang diajarkan sangat diihlamkan dalam kehidupan sehari-hari. Dapat dikatakan gereja ini sangat terbuka bagi orang-orang yang ingin mendalami iman Kristianinya.
Disamping itu kami sebagai katekisan GKP Depok yang beraliran Kalvinis dan di dalam naungan PGI memiliki pandangan yang berbeda dengan Gereja Advent, tetapi di dalam perbedaan tersebut kami yakin bahwa iman akan Yesus Kristus Juru Selamat tidak akan hilang meskipun kita berbeda Gereja. Tuhan Yesus Memberkati.
B. KESAN DAN SARAN
1. Kesan
Pada saat kunjungan para Jemaat, Pendeta, Pemuda dapat
memberikan kesan sebagai berikut
a. Sambutan dari pihak Advent yang sopan dan ramah.
b. Kunjungan yang bermanfaat karena banyak memberikan informasi yang bermanfaat.
c. Adanya pengalaman yang didapat dari kunjungan tersebut.
2. Saran
Adapun saran dari penyusun, yaitu mengenai lahan parkir
memberikan ke ![endif]--

Comments