Minyak Bumi
- Sep 15, 2017
- 3 min read
Pengertian
Minyak bumi (bahasa Inggris: petroleum, dari bahasa Latin petrus – karang dan oleum – minyak), dijuluki juga sebagai emas hitam, adalah cairan kental, berwarna coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak bumi.
Proses Terbentuk
Minyak bumi mulai terbentuk pada zaman primer, sekunder, dan tersier. Minyak bumi berasal dari mikroplankton yang terdapat di danau-danau, teluk-teluk, rawa-rawa, dan laut dangkal. Sesudah mati, mikroplankton berjatuhan dan mengendap didasar laut dan bercampur dengan lumpur yang dinamakan lumpur supropelium. Akibat tekanan dari lapisan-lapisan atas dan pengaruh panas magma terjadilah proses distilasi hingga terjadilah minyak bumi kasar. Proses pembentukan minyak bumi memerlukan waktu jutaan tahun.
Ciri-ciri dari lahan tersebut yang mengandung minyak bumi:
1). Daerahnya panas
2). Terdapat pasir
3). Jika kita menggunakan teknologi kamera yang canggih maka disaat kamera itu aktif biasanya akan menimbulkan pandangan asap yang keluar dari bumi
4). Jika menggunakan manual pun sama ambil kaca dan plastik transfaran lalu disatukan maka jika dilihatkan kelokasi tanah tersebutpun sama akan keluar asap dari dalam bumi
5). Dari keluaran asap tadi itulah bisa dilakukan pengeboran maka akan ada minyak bumi tersebut
6). Untuk kedalaman umumnya memang 2000-3000 m, tetapi bisa juga kurang tergantung dari endapan minyak itu sendiri untuk kandungan minyak bumi pun bervariasi ada yang mempunyai kandungan banyak atau mungkin sedikit
Berikut adalah beberapa penggolongan minyak bumi:
1. Brent Blend
Nama ini berasal dari lokasi geografis tempat minyak ini diekstrak. Campuran minyak jenis ini terutama berasal dari sumur yang berlokasi di laut utara Eropa.
Brent Blend dianggap sebagai minyak mentah manis dengan kandungan 0,37% sulfur dan kepadatan 38,06 derajat.
Itu sebab, minyak jenis ini dikategorikan sebagai minyak mentah ringan yang terutama digunakan untuk membuat bensin.
Sebagian besar Brent Blend diperdagangkan di Amerika Serikat dan negara-negara Mediterania.
2. West Texas Intermediate
Minyak jenis ini memiliki sulfur dan kepadatan rendah. Kandungan sulfur berkisar 0,24% dan gravity atau kepadatan 39,6 derajat.
Minyak ini disebut sebagai minyak mentah manis dan ringan dan dianggap memiliki kualitas baik untuk diolah menjadi bensin.
Penyulingan terutama dilakukan di daerah Teluk dan Amerika Serikat.
Minyak ini disebut pula sebagai WTI dan sering dijadikan acuan harga minyak global.
3. Russien Export Blend
Minyak jenis ini menjadi acuan bagi minyak mentah Rusia dan memiliki kepadatan 32 derajat serta kandungan sulfur 1,2%.
Kandungan sulfur tinggi membuat Russien Export Blend digolongkan sebagai minyak asam serta memiliki kepadatan sedang (medium).Harga minyak jenis ini umumnya ditentukan dari dua lokasi utama pengiriman yaitu Italia dan Belanda.
4. Dubai Crude
Seperti namanya, minyak ini berasal dari salah satu negara penghasil minyak terbesar di dunia yaitu Dubai.
Minyak yang dihasilkan memiliki kepadatan rendah dengan gravity 31 derajat dan kandungan sulfur 2%.
Dubai Crude dijadikan acuan harga bagi minyak yang diekspor di Asia.[]
Daerah-daerah penghasil tambang minyak sebagai berikut :
1. Tambang minyak di pulau Sumatera terdapat di Aceh (Lhoksumawe dan Peureula); Sumatera Utara (Tanjung Pura); Riau (Sungaipakning, Dumai); dan Sumatera Selatan (Plaju, Sungai Gerong, Muara Enim).
2. Tambang minyak di pulau Jawa terdapat di Wonokromo, Delta (Jawa Timur); Cepu, Cilacap di (Jawa Tengah); dan Majalengka, Jatibarang (Jawa Barat).
3. Tambang minyak di pulau Kalimantan terdapat di Balikpapan, Pulau Tarakan, Pulau Bunyu dan Sungai Mahakam (Kalimantan Timur) serta Amuntai, Tanjung, dan Rantau (Kalimantan Selatan)
4. Maluku (Pulau Seram dan Tenggara), serta
5. Irian Jaya (Klamono, Sorong, dan Babo).
Dunia :
Rusia
Arab Saudi
Amerika Serikat
Iran
China
Kanada
Mexico
UAE
Brazil
Kuwait
Indonesia (21)
Hasil pengelolaan minyak bumi antara lain avgos, avtur, super 98, premium, minyak tanah, solar, minyak diesel, dan minyak bakar.
Minyak bumi mempunyai keunggulan antara lain:
-Minyak bumi mempunyai nilai kalor yang tinggi
-Minyak bumi barbagai macam bahan bakar.
-Minyak bumi dapat menghasilkan berbagai minyak pelumas
-Minyak bumi dapat bersifat sebagai bahan baku, yaitu bahan petrokimia, misalnya bahan tekstil dan bahan plastik.
-Sifat cair minyak bumi lebih praktis, mudah dialirkan, dan mudah disimpan dalam berbagai bentuk.

Comments